Cara Mengatasi Error "The Content Area Was Not Found in Your Page" di Elementor

 Beberapa waktu lalu saya custom template baru untuk website ANGPHOT karena ingin menambahkan landing page. Kemudian, ada beberapa plugin yang ditambahkan, termasuk elementor and add-ons. Di sini saya cukup bingung beberapa hal, terutama karena pertama kali menggunakannya.

Saya mencoba mengubah header dan footer, tetapi saat saya mencoba mengakses halaman (page), konten halaman tidak muncul. Jadi, hanya ada bagian header dan footer-nya saja. Bingung? Tentu saja.

Kamu juga mengalami error "The Content Area Was Not Found in Your Page" saat menggunakan Elementor? Jangan khawatir, kamu bukan satu-satunya yang menghadapi masalah ini. Error ini cukup umum terjadi, terutama saat menggunakan template halaman khusus. Kali ini saya ini akan membahas penyebab serta solusi untuk mengatasi error tersebut.

Penyebab Error "Content Area Not Found"

Cara Mengatasi Error "The Content Area Was Not Found in Your Page" di Elementor

Saya mencoba mencari beberapa informasi, bahkan termasuk dari dokumentasi Elementor, ternyata error ini dapat muncul karena beberapa alasan, di antaranya:

1. Penggunaan Template Halaman Kustom

Jika kamu menggunakan template halaman khusus yang didesain sendiri dan mencoba mengeditnya dengan Elementor, error ini mungkin muncul. Beberapa tema tidak menyertakan fungsi the_content dalam template mereka, yang menyebabkan Elementor tidak dapat menampilkan konten halaman dengan benar.

Sebagai solusi, pastikan template yang kamu gunakan sudah menyertakan fungsi the_content. Jika tidak, kamu dapat menambahkannya secara manual dalam file template tema yang digunakan.

2. Mengedit Halaman Dinamis

Halaman yang kontennya dibuat secara dinamis, seperti halaman beranda atau blog, sering kali tidak memiliki fungsi the_content. Karena itu, ketika kamu mencoba mengeditnya dengan Elementor, error ini muncul. Hal yang sama berlaku untuk halaman WooCommerce seperti "Shop" atau "Product", karena halaman ini juga tidak menyertakan fungsi the_content.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa mencoba membuat halaman statis dan kemudian menggunakan Elementor untuk mengeditnya. Alternatif lain adalah menggunakan widget Elementor yang sesuai untuk menampilkan konten dinamis dengan cara yang benar.

Baca juga: Tipe-Tipe Data dalam Pemrograman, Apa Saja?

3. Konflik dengan Plugin Lain

Jika kamu menggunakan banyak plugin pihak ketiga, ada kemungkinan salah satunya menghambat Elementor bekerja dengan baik. Konflik antar-plugin dapat menyebabkan error ini muncul, misalnya fitur combine CSS di plugin WP Rocket.

Untuk mengidentifikasi penyebab konflik, coba nonaktifkan semua plugin kecuali Elementor, lalu aktifkan satu per satu hingga menemukan plugin yang bermasalah. Jika ditemukan plugin yang menyebabkan konflik, kamu bisa mencari alternatif atau menghubungi pengembang plugin untuk mendapatkan solusi.

Apa Itu Fungsi the_content?

Fungsi the_content adalah fungsi bawaan WordPress yang menampilkan konten dari sebuah postingan atau halaman. Elementor memerlukan fungsi ini agar dapat mengedit dan menampilkan konten dengan benar. 

Jika tema yang kamu gunakan tidak memiliki fungsi ini dalam template halaman, maka Elementor tidak akan bisa bekerja dengan baik.

Cara Mengatasi Error "Content Area Not Found"

Untuk mengatasi error "The Content Area Was Not Found in Your Page" di Elementor, kamu bisa melakukan pembenahan secara manual dengan beberapa cara berikut.

1. Menambahkan Fungsi the_content dalam Template Halaman

Metode 1: Melalui Dashboard WordPress

Jika kamu menggunakan template khusus, seperti myCustomTemplate, pastikan file template tersebut memiliki kode berikut:

<?php the_content(); ?>

Untuk menambahkannya:

Cara Mengatasi Error The Content Area Was Not Found in Your Page di Elementor

Masuk ke Dashboard WordPress -> Appearance (Tampilan) -> Editor.

Setelah itu, cari tema yang sedang digunakan dan temukan file template halaman yang ingin diedit. Tambahkan kode yang telah disebutkan sebelumnya ke dalam file template, lalu simpan perubahan yang telah dilakukan.

Setelah itu, coba kembali mengedit halaman dengan Elementor. Error seharusnya sudah hilang.

Baca juga: Kenapa Demo Website Menggunakan Lorem Ipsum?

Metode 2: Mengedit File Melalui FTP

Kamu juga bisa mengedit file template melalui FTP:

cara mengatasi error content area was not found di elementor

Akses server melalui FTP dan navigasikan ke folder wp-content -> themes. Setelah itu, buka folder tema yang sedang aktif dan cari file template halaman yang ingin diedit. Kemudian, tambahkan kode berikut:

<?php the_content(); ?>

Simpan perubahan dan periksa kembali halaman kamu di Elementor.

2. Mengubah Pengaturan Permalink

mengubah permalink

Terkadang, mengubah pengaturan permalink dapat memperbaiki error ini. Caranya:

  • Masuk ke Dashboard WordPress -> Settings (Pengaturan) -> Permalinks.
  • Reset atau ubah struktur permalink, lalu simpan perubahan.

3. Menonaktifkan Plugin yang Bermasalah

Jika error masih muncul, coba langkah berikut:

  • Nonaktifkan semua plugin kecuali Elementor.
  • Aktifkan kembali plugin satu per satu untuk menemukan plugin yang menyebabkan konflik.
  • Jika ada plugin yang bermasalah, kamu bisa menghapusnya atau menghubungi tim dukungan plugin tersebut.

4. Mengganti Tema

Jika solusi di atas tidak berhasil, coba beralih ke tema default WordPress seperti Twenty Twenty-Three. Jika error hilang, berarti tema yang kamu gunakan tidak kompatibel dengan Elementor.

5. Membersihkan Cache

Terkadang, cache browser atau cache plugin dapat menyebabkan error ini. Coba bersihkan cache dan refresh halaman.

Error "The Content Area Was Not Found in Your Page" biasanya terjadi karena tema atau template halaman yang tidak kompatibel dengan Elementor. Dengan menambahkan fungsi the_content, mengubah permalink, atau memeriksa konflik plugin, kamu dapat mengatasi masalah ini dengan mudah.

Jika masih mengalami kesulitan, jangan ragu untuk meninggalkan komentar atau menghubungi tim dukungan Elementor untuk bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar