Cara Membuat Laporan SEO (SEO Report) Terlengkap 2025

Laporan SEO sangat penting untuk memahami seberapa efektif strategi pencarian organik yang dijalankan. Dengan laporan ini, bisa terlihat tren, peluang, dan masalah yang perlu diperbaiki.

Namun, membuat laporan SEO bisa cukup rumit.

Mulai dari menyusun struktur laporan, memilih metrik yang tepat, hingga mengumpulkan data, ada banyak hal yang harus diperhatikan.

Artikel ini akan membahas proses-proses tersebut agar lebih mudah dalam menyusun laporan SEO yang informatif, baik untuk klien maupun tim internal.

Apa itu laporan SEO?

Laporan SEO adalah ringkasan metrik tertentu yang menunjukkan kinerja sebuah website dalam hasil pencarian. Metrik ini mencakup lalu lintas organik, backlink, peringkat kata kunci, dan lainnya.

Laporan ini membantu melacak efektivitas strategi SEO yang dijalankan serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Laporan SEO bisa disajikan dalam berbagai format, seperti PDF atau slide presentasi. Contohnya seperti ini:

Slide Ringkasan Lalu Lintas di Contoh Laporan SEO

Atau gunakan spreadsheet dan dokumen tertulis:

Laporan Backlink Dibuat di Google Documents Menampilkan grafik dan data terkait backlink

Kamu juga dapat menghasilkan dashboard data SEO otomatis menggunakan alat pelaporan SEO seperti SEMRUSH atau Google Looker Studio . 

Laporan SEO SEMRUSH PDF yang menampilkan grafik data situs web

Laporan SEO bisa dibuat secara mingguan, bulanan, atau bahkan triwulanan. Namun, banyak bisnis lebih memilih laporan bulanan.

Terlepas dari format dan frekuensi pelaporannya, laporan SEO umumnya mencakup beberapa bagian utama, seperti:

  • Ringkasan eksekutif: Gambaran umum temuan utama dalam laporan
  • Ringkasan trafik: Data tentang jumlah, kualitas, dan sumber trafik website
  • Peringkat kata kunci: Informasi mengenai kata kunci yang berhasil diperingkatkan
  • Konversi: Data tentang seberapa banyak trafik yang menghasilkan penjualan, pendaftaran, atau konversi lainnya
  • Backlink: Detail jumlah dan kualitas tautan eksternal yang mengarah ke website
  • Konten: Analisis konten yang paling efektif dalam menarik trafik atau konversi serta alasannya
  • SEO teknis: Evaluasi kecepatan situs, responsivitas mobile, dan faktor teknis lain yang memengaruhi SEO
  • Rekomendasi: Saran spesifik untuk meningkatkan kinerja SEO ke depannya

Laporan ini membantu memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang efektivitas strategi SEO yang dijalankan dan langkah-langkah yang bisa diambil untuk perbaikan.

Laporan SEO juga bisa dilengkapi dengan visualisasi data. Grafik, bagan, dan tabel dapat membantu menyajikan data SEO yang kompleks agar lebih mudah dipahami. Terutama bagi klien atau pemangku kepentingan yang mungkin tidak terlalu familiar dengan konsep SEO.

Contohnya, grafik berikut menunjukkan penurunan jumlah URL yang dikategorikan "baik" dari segi pengalaman pengguna. Meskipun klien tidak memahami Core Web Vitals secara mendalam, mereka tetap bisa melihat bahwa ada masalah yang perlu diperbaiki.

Situs Audit Core Web Vitals Bar Chart in SEO Report

Mengapa pelaporan SEO penting?

Laporan SEO yang rutin sangat penting karena memungkinkan untuk:

  • Dengan cepat mengidentifikasi dan merespons penurunan trafik atau peringkat kata kunci
  • Menunjukkan ROI dari upaya SEO yang dilakukan
  • Mendukung permintaan anggaran yang lebih besar
  • Mengetahui format dan jenis konten yang paling efektif
  • Memantau kesehatan teknis situs agar tetap optimal
  • Melacak kinerja kompetitor

Laporan SEO yang teratur memudahkan semua pihak yang terlibat dalam proyek untuk memahami apa yang berhasil, apa yang perlu diperbaiki, dan tugas mana yang harus diprioritaskan.

Jika bekerja dengan klien, laporan ini menjadi cara yang jelas dan mudah dipahami untuk menunjukkan manfaat dari strategi SEO yang diterapkan.

Sementara jika berhadapan dengan pemangku kepentingan, laporan ini membantu dalam membenarkan alokasi anggaran yang lebih besar untuk tugas-tugas bernilai tinggi.

Cara membuat laporan SEO

Membuat laporan SEO adalah proses yang terdiri dari beberapa langkah, mulai dari memilih metrik yang tepat, mengumpulkan data, hingga menyusun laporan. Bahkan, ada opsi untuk mengotomatisasi pelaporan SEO agar lebih efisien.

Mari kita bahas setiap langkahnya secara lebih mendetail.

1. Pilih Metrik SEO yang Tepat

Ada banyak metrik SEO yang bisa dimasukkan dalam laporan. Namun, penting untuk hanya menyertakan metrik yang paling relevan bagi perusahaan atau klien. Hal ini agar laporan tetap fokus, tidak membebani pembuat laporan, serta mudah dipahami oleh pembacanya.

Pemilihan metrik bergantung pada tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, jika fokus utama adalah mendapatkan backlink, maka jumlah backlink yang diperoleh dalam periode tertentu akan menjadi bagian utama dari laporan.

Berikut beberapa metrik dasar yang umumnya digunakan:

Conversion Rate: Persentase pengunjung yang melakukan tindakan yang diinginkan di situs, seperti pembelian atau pendaftaran newsletter. Metrik ini menunjukkan efektivitas trafik dalam menghasilkan konversi yang berdampak pada bisnis. 

Organic Click: Jumlah klik yang diterima halaman website dari hasil pencarian organik. Metrik ini mengukur seberapa besar trafik yang diperoleh dari pencarian dan menunjukkan efektivitas strategi SEO.

Click-through rate (CTR): Persentase pencari yang mengklik website setelah melihatnya di hasil pencarian. CTR membantu memahami daya tarik halaman bagi pengguna, sekaligus mengidentifikasi area yang bisa ditingkatkan, seperti judul halaman atau meta deskripsi.

Infografis membandingkan jumlah pengunjung dengan jumlah pengunjung yang mengonversi

Keyword ranking: Posisi halaman website dalam hasil pencarian untuk kata kunci tertentu. Metrik ini menunjukkan seberapa terlihat konten dan halaman di mesin pencari, yang berdampak langsung pada jumlah klik organik.

Backlink: Tautan dari situs eksternal yang mengarah ke website. Backlink berkualitas tinggi dapat meningkatkan otoritas situs dan membantu memperbaiki peringkat pencarian.

Diagram menggambarkan tautan internal dalam situs web, tautan eksternal dari situs web Anda ke situs web eksternal, dan backlink dari situs web eksternal ke situs web Anda.

Site Health: Sekumpulan metrik yang mengukur seberapa aman, mudah digunakan, dan teroptimasi sebuah website. Memantau metrik ini membantu dalam mengidentifikasi serta memperbaiki masalah teknis, crawling, dan pengindeksan dengan cepat.

Authority Score: Metrik eksklusif dari Semrush yang menilai kualitas keseluruhan sebuah website atau halaman berdasarkan jumlah dan kualitas backlink, trafik organik, serta indikator lainnya. Metrik ini membantu memahami daya saing website dibandingkan dengan situs lain.

2. Kumpulkan data SEO

Mengumpulkan data SEO memerlukan berbagai alat. Google Search Console (GSC) dan Google Analytics 4 (GA4) membantu dalam melacak trafik dan konversi secara akurat, sementara untuk memantau peringkat kata kunci, backlink, serta berbagai metrik lainnya dapat dibantu dengan beberapa alat SEO lain.

Google Search Console: Melacak Klik Organik dan Rata-Rata CTR

Google Search Console adalah alat gratis yang dapat digunakan untuk melacak jumlah klik organik dan rata-rata click-through rate (CTR) suatu halaman. CTR rata-rata menunjukkan persentase tampilan halaman di hasil pencarian yang menghasilkan klik dari pengguna.

Untuk mulai mengumpulkan data:

  • Klik tab "Pages" di dasbor utama untuk melihat data performa halaman.
  • Ikuti panduan kami tentang GSC untuk menyiapkan properti situs.
  • Masuk ke akun GSC dan buka menu "Search results" di bawah tab "Performance".
  • Centang kotak "Total clicks" dan "Average CTR" di bagian atas.
  • Atur rentang waktu laporan di bagian "Date".
Dasbor Konsol Pencarian Google Dengan Laporan Hasil Pencarian Terbuka dan Kotak "Tanggal", "Total Klik", "Rata -Rata CTR", dan "Halaman" disorot

Sekarang, data klik organik dan rata-rata CTR halaman sudah bisa dilihat untuk periode tertentu.

Klik "Export" di pojok kanan atas untuk mengekstrak data dalam berbagai format, seperti Excel, Google Sheets, atau CSV, guna analisis lebih lanjut.

Dengan data ini, kamu bisa menunjukkan kepada klien atau pemangku kepentingan internal bahwa strategi SEO yang dijalankan berhasil meningkatkan kunjungan organik dari audiens yang ditargetkan. Selain itu, halaman penting seperti halaman produk atau harga juga mendapatkan lebih banyak trafik.

Jika jumlah klik ke halaman utama menurun, data ini bisa menjadi bukti konkret untuk mengalokasikan lebih banyak anggaran ke area yang memerlukan optimasi.

Google Analytics: Lacak Kunjungan dan Interaksi Situs

Google Analytics 4 (GA4) adalah alat gratis lain dari Google yang digunakan untuk melacak kunjungan dan interaksi di website serta aplikasi. GA4 juga memberikan wawasan mengenai sumber trafik, jumlah pengunjung, dan metrik lainnya.

GA4 juga bisa digunakan untuk memantau serta melaporkan tingkat konversi.

Untuk memulainya:

  1. Siapkan GA4 dan pelacakan konversi terlebih dahulu.
  2. Setelah GA4 berjalan, navigasikan ke "Reports" > "Engagement" > "Landing page" melalui bilah navigasi di sebelah kiri.
Navigasi Dasbor Google Analytics dengan ikon "Laporan", "Keterlibatan", dan "Halaman Arahan" disorot

Sekarang, kamu akan masuk ke dasbor utama "Landing page".

  1. Klik pengaturan rentang tanggal di pojok kanan atas untuk menyesuaikan periode data yang ditampilkan oleh GA4.
  2. Kolom "Landing page" menampilkan jalur halaman yang dikunjungi pengguna.
  3. Kolom "Key events" menampilkan jumlah konversi, yang disebut key events di GA4.

Di bagian atas kolom ini, kamu bisa melihat total jumlah konversi untuk seluruh situs, sementara di bawahnya terdapat jumlah konversi untuk setiap halaman individu.

Laporan halaman arahan GA4 dengan kotak rentang tanggal, kolom "halaman arahan", dan kolom "Events Key Events" disorot

Kamu juga bisa klik tombol "All events" di bagian atas kolom "Key events" untuk memilih jenis konversi tertentu yang ingin ditampilkan.

Di sini, akan muncul daftar semua event konversi yang sebelumnya telah dibuat, sehingga kamu bisa menganalisis performa masing-masing berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan.

Semua menu dropdown acara diklik dan disorot

Jika ingin melihat konversi dari sumber trafik tertentu, seperti pencarian organik, kamu bisa menyaring data agar lebih fokus pada hasil dari upaya SEO. Ini akan membantu klien atau pemangku kepentingan memahami bagaimana strategi SEO berkontribusi pada pertumbuhan bisnis.

Untuk mengaturnya:

  1. Klik tombol "Add filter +".
  2. Pilih "Session default channel group" sebagai Dimension.
  3. Pilih "exactly matches" sebagai Match Type.
  4. Pilih "Organic Search" dari daftar sumber trafik di kotak "Value".
  5. Klik "Apply" untuk menampilkan hanya data trafik dan konversi yang berasal dari pencarian organik.
Tambahkan tombol filter yang diklik dan disorot, Bangun sidebar filter yang ditampilkan, dan panah menunjuk untuk menerapkan tombol

Untuk mengekspor atau membagikan data ini, klik tombol "Share this report" di pojok kanan atas.

Data yang telah diekspor bisa digunakan untuk analisis lebih lanjut atau dimasukkan langsung ke dalam laporan SEO agar lebih komprehensif.

Bagikan tombol diklik dan bagikan opsi di sidebar yang disorot

Organic Traffic: Temukan kata kunci 'Not Provided'

GA4 memberikan data yang sangat terbatas mengenai kata kunci yang mendorong klik organik ke situs. Demi alasan privasi, sebagian besar kata kunci ini ditandai sebagai "not provided", sehingga tidak bisa langsung diakses melalui GA4.

Tidak disediakan baris kata kunci dalam laporan Google Analytics

Tapi bagaimana jika ingin menggabungkan URL halaman, kata kunci yang mendatangkan trafik, dan metrik keterlibatan halaman dalam satu dasbor laporan SEO?

Di sinilah Semrush’s Organic Traffic Insights bisa membantu, karena alat ini secara otomatis mengumpulkan semua data tersebut dalam satu tempat.

Untuk memulainya:

  1. Klik "Get Insights" untuk melihat data yang dikumpulkan.
  2. Buka Organic Traffic Insights di Semrush.
  3. Masukkan nama domain yang ingin dianalisis.
Alat wawasan lalu lintas organik semrush mulai

Ikuti instruksi di dalam alat untuk menghubungkan akun Google. Setelah akses diberikan, pilih properti yang ingin ditautkan untuk mulai mengintegrasikan data dari Google Analytics dan Google Search Console ke dalam Organic Traffic Insights.

Popup Pengaturan Wawasan Lalu Lintas Organik dengan Akun Google Connected

Setelah terhubung, kampanye Organic Traffic Insights akan menampilkan semua data dan analitik website dalam satu dashboard, memudahkan pemantauan performa SEO secara menyeluruh.

Laporan Lalu Lintas Pencarian Organik Menampilkan Tinjauan Metrik dan Tabel Halaman Pendaratan

Sekarang, semua kata kunci—termasuk yang sebelumnya "not provided"—yang mendatangkan trafik ke halaman tertentu bisa ditemukan.

Caranya: Klik angka di bawah kolom Semrush atau GSC untuk setiap URL halaman guna melihat detail kata kunci yang berkontribusi pada trafik organik.

Laporan halaman arahan yang menampilkan grafik sesi dan tabel kata kunci

Seluruh data ini bisa diekspor untuk analisis lebih lanjut dalam laporan SEO.

Dengan menggunakan Organic Traffic Insights, data dari Google Analytics (GA), Google Search Console (GSC), dan Semrush dapat digabungkan dalam satu tempat, memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang performa SEO website.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar