Cerita Mengembalikan Website Setelah Di-Hack Jadi Web Judi Online

Beberapa waktu lalu, April 2024, website angphotorion yang digunakan sebagai website untuk promosi jual beli anggrek murah tidak bisa diakses sama sekali.

angphotorion

Saya sangat bingung, bagaimana mengembalikan website yang ter-hack tersebut, terutama saya sudah tidak bisa akses CPanel, bahkan akses server juga terganggu. Saya juga tidak mem-backup file di server sehingga bisa dipastikan semua aset akan menghilang.

Akhirnya saya menghubungi CS tempat saya menyewa hosting + domain. Disarankan untuk mengembalikan melalui backup, dan saya terima tawaran tersebut, meskipun konsekuensi semua data dan artikel menghilang.

Mengapa saya sangat menyayangkannya?

Bohong jika mengatakannya baik-baik saja. Membangun website tersebut tidak mudah, bahkan untuk meningkatkan traffic juga membutuhkan perjuangan, ditambah artikel-artikel yang telah terindex banyak digunakan writer di website lain sebagai referensi. Siapa yang tidak sedih memulai dari awal dengan semua capaian tersebut?

traksi angphotorion

Capaian 8 ribu kunjungan selama 15 hari dalam satu bulan merupakan salah satu capaian yang sangat memberikan motivasi untuk terus meningkatkan visitor. Sayangnya, karena kasus peretasan website tersebut, saya harus memulai dari awal.

Bukan perkara mudah untuk mengembalikan website seperti semula. Bahkan, setelah website sudah dinormalisasi melalui backup, beberapa hari kemudian, website tidak bisa diakses.

Saya bingung karena beberapa hari sebelumnya website baik-baik saja, bahkan saya tidak menjumpai masalah lain. Setelah saya coba konsultasi dengan CS hosting, ternyata disarankan untuk menghubungi Kominfo, karena website saya diblokir. Astaga!

Saya benar-benar ingin marah waktu itu. Saat website saya masih teretas dan berubah menjadi website judi online, Kominfo kemana? Saat sudah normal, malah di-blokir. Macam pahlawan kesiangan yang terlambat datang.

Kesal saya!

Akhirnya, saya hubungi melalui email untuk normalisasi. Dilemparlah saya ke bagian yang lain dari Kominfo. Saya lupa saat itu, karena salah satunya bertugas normalisasi. Lama sekali prosesnya, padahal waktu itu website ini harus kembali normal karena akan digunakan sebagai salah satu penilaian event bisnis.

Setelah berbagai drama terlewati, dan juga cukup lama berdecak kesal dengan Kominfo yang bak pahlawan kesiangan, akhirnya website saya kembali normal.

angphotorion

Di antara sekian banyak perjuangan, ternyata kita harus memulainya lagi dari awal, mulai membangun branding, social signal, backlinks, dan banyak hal lain yang menghilang. Bahkan, artikel-artikel dengan insight luar biasa juga hangus tak bersisa.

Pelajaran untuk ke depannya, dan juga mungkin teman-teman yang singgah, jangan lupa untuk selalui backup konten dan data penting, karena sewaktu-waktu kita mungkin membutuhkannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar